Jumat, 13 April 2012

BELAJAR UNTUK MASUK SURGA


Belajar bukan sekedar lulus tapi  untuk Masuk surga
ADA ungkapan berbunyi non scolae sed vitae discimus, artinya, kita belajar bukan demi sekolah, tetapi demi hidup (Ibe Karyanto: 2004). Ungkapan ini menarik direnungkan di tengah kecenderungan penyempitan makna belajar sekadar tuntutan sekolah.

Memang benar anak-anak sekolah memiliki kewajiban belajar, namun belajar bukan hanya mendapatkan nilai baik dan lulus dari bangku sekolah. Lebih dari itu, belajar untuk eksistensi hidup.
Jika kita menyimak pengertian dari para ahli, belajar menegaskan adanya perubahan. Perubahan ini beragam bentuknya, baik pengetahuan, tingkah laku, kebiasaan, sikap, keterampilan, kecakapan dan sebagainya. Tapi sebagai orang yang beragama belajar bukan sekedar berubah dan mampu menghadapi setiap perubahan namun  ingin masuk surga sebagai tempat  segala kenikmatan. Dengan kata lain, kita dapat mengukur keberhasilan belajar dari perubahan yang didapatkan. Adapun ciri-ciri yang menandai perubahan sebagai hasil belajar, menurut Mohamad Surya (2004), disadari, bersifat kontinyu dan fungsional, bersifat positif dan aktif, bersifat relatif permanen dan bukan temporer, serta bertujuan dan terarah.
Untuk lebih jelas, kita bisa mengambil contoh belajar matematika. Dengan belajar matematika, kita memiliki kecakapan berhitung. Ketika belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), kita tak hanya mendapatkan pengetahuan dan pemahaman terkait alam, tetapi juga sikap dan tingkah laku untuk menjaga dan memelihara alam. Begitu pula dengan belajar-belajar lainnya.
Merangkum pendapat dari para ahli, Mustakim (2001) menjelaskan, ada jenis belajar keterampilan, belajar pengetahuan/pemahaman dan belajar sikap/nilai/norma. Kita bisa memiliki keterampilan tertentu didapatkan dari belajar. Dengan belajar, kita memiliki sikap menghargai perbedaan. Kita dapat hidup bijak juga karena belajar.
Belajar tentu bukan hanya urusan anak sekolah. Tak mengenal batas usia, siapa pun kita harus selalu belajar. Belajar dari buaian sampai ke liang lahat. Kita tak boleh puas dengan pengetahuan yang telah diperoleh, karena sesungguhnya pengetahuan itu terus berkembang. Untuk menghadapi kehidupan kini dan masa mendatang, kita pun perlu belajar mengasah keterampilan dan kecakapan yang dibutuhkan. Untuk membentuk sikap menjadi lebih baik, kita juga perlu belajar. Barang siapa yang ingin meraih kehidupan dunia maka harus dengan ilmu, barang siapa yang ingin kehidupan akhirat  maka harus dengan ilmu, barang siapa yang ingin keduanya maka harus dengan ilmu. 

Belajar bukan sekedar lulus dari ujian nasional (UN) tapi adanya perubahan dalam diri peserta didik. Lulus/tidak lulus itu adalah dinamika dalam pendidikan, tidak lulus berarti ada kesempatan untuk memperbaiki yang kurang, lulus ada kesempatan untuk menambah kebaikan lebih banyak. Ijazah itu hanya secarik kertas, bukan sebuah jaminan dan sertifikat tentang kompetensi yang dimiliki pemegannya.
Meminjam pendapat Dwi Budiyanto, kita tak sekadar belajar untuk memahami (learning how to think), tetapi juga belajar untuk mengamalkan (learning how to do) dan belajar untuk menjadi (learning how to be). Apa yang dipelajari dalam belajar seyogianya bisa membentuk pola pikir, sikap dan perilaku sebagai upaya menjadi manusia paripurna. Sesungguhnya, kondisi setiap zaman itu berbeda, kita bisa hidup dalam zaman apapun apabila memiliki tradisi belajar yang kuat.
Barang siapa yang mengamalkan ilmunya maka Allah akan menambahkan baginya ilmu yang lain, akhlak mulia, perilaku yang baik , tutur kata yang lembut itu semua adalah pengamalan dari ilmu.
Janji pencipta manusia , akan mengangkat derajat orang yang beriman dan yang memiliki pengetahuan.Iman dan amal adalah pengamalan dari ilmu. Ilmu yang benar akan melahirkan keimanan yang benar, iman yang benar akan melahirkan ibadah yang benar, ibadah yang benar akan melahirkan akhlakulkarimah (akhlak yang mulia) abdul warits

Senin, 09 April 2012

FASILITAS YANG DIMILIKI MAN BINAMU

. FASILITAS YANG DIMILIKI, antara lain  :


NO.
RUANGAN / BANGUNAN
JUMLAH
KETERANGAN
1.
Kantor / Ruang TU & Wakamad
1
Komputer = 3
2.
Ruang Kepala Madrasah
1
Komputer = 1
3.
Ruang Tamu
1
Komputer & TV = 1
4.
Ruang Dewan Guru
1
Jaringan Internet Speedy
5.
Ruang Kelas
15

6.
Ruang TIK / Komputer
1
Komputer = 15 / TV
Jaringan Internet Speedy
7.
Ruang BP
1

8.
Ruang UKS
1

9.
Laboratorium IPA
1

10.
Laboratorium Bahasa
1
20 Set & TV = 2
11.
Perpustakaan
1
Komputer & TV = 1
12.
A u l a
1

13.
Mushallah
1

14.
Asrama siswa putra
1
Permanen
15.
Asrama siswa putrid
1
Permanen
16.
Lapangan Upacara
1

17.
Lapangan Bola Volly
2

18.
Lapangan Sepak Takrow
1

19.
Lapangan Bulu Tangkis
1

20.
Lapangan Tennis Meja
2

21.
Lapangan Lompat Jauh
1

22.
Ruang Dapur Dewan Guru
1

23.
Kamar Mandi Kepala Madrasah
1

24.
Kamar Mandi Dewan Guru
2

25.
Kamar Mandi Siswa
4

26.
Kamar Mandi Aspura/Aspuri
4

27.
Pos Keamanan / Satpam
1

28.
Pagar Permanen Keliling Madrasah
1

29.
Luas Tanah Lokasi Keseluruhan
10.287 m2
Bersertifikat







                                                                                                Jeneponto,  19 Juli 2011
                                                                                                Kepala MAN Binamu Jeneponto,



                                                                                                Drs. H. MUHAMMAD NASIR
                                                                                                NIP. 19650428 199403 1 001










KEPALA MADRASAH  :

NO.
TAHUN
NAMA  / NIP
KEPALA MADRASAH
KETERANGAN

1.
\
1993 s/d 1999

H. MOHAMMAD SAJUTHI KARIM, BA
150025675

2.
1999 s/d 2003
Drs. H. ALWI KAO
150044132

3.
02 Mei 2003
s/d Sekarang
Drs. H. MUHAMMAD NASIR
19650428 199403 1 001



c.  JUMLAH SISWA MAN BINAMU JENEPONTO DARI TAHUN KE TAHUN  :

NO.
TAHUN
PELAJARAN
JUMLAH  TOTAL
JUMLAH
PESERTA
UJIAN
PROSENTASE
KELULUSAN
KET.
KELAS
(ROMBEL)
SISWA

1.

1993/1994

9

286

91

100 %

2.
1994/1995
9
283
86
96,51
3 TL
3.
1995/1996
9
289
95
100 %

4.
1996/1997
9
257
83
100 %

5.
1997/1998
9
241
88
100 %

6.
1998/1999
9
249
78
100 %

7.
1999/2000
9
276
70
100 %

8.
2000/2001
9
311
89
100 %

9.
2001/2002
9
306
101
98,02
2 TL
10.
2002/2003
9
305
94
98,94 %
1 TL
11.
2003/2004
9
305
81
100 %

12.
2004/2005
10
337
103
100 %

13.
2005/2006
10
363
85
100 %

14.
2006/2007
10
434
127
96,85 %
4 TL
15.
2007/2008
11
452
116
99,14 %
1 TL
16.
2008/2009
12
451
136
100 %

17.
2009/2010
13
459
137
100 %

18.
2010/2011
13
447
123
100 %

19.
2011/2012
15
499






d. FASILITAS YANG DIMILIKI, antara lain  :


NO.
RUANGAN / BANGUNAN
JUMLAH
KETERANGAN
1.
Kantor / Ruang TU & Wakamad
1
Komputer = 3
2.
Ruang Kepala Madrasah
1
Komputer = 1
3.
Ruang Tamu
1
Komputer & TV = 1
4.
Ruang Dewan Guru
1
Jaringan Internet Speedy
5.
Ruang Kelas
15

6.
Ruang TIK / Komputer
1
Komputer = 15 / TV
Jaringan Internet Speedy
7.
Ruang BP
1

8.
Ruang UKS
1

9.
Laboratorium IPA
1

10.
Laboratorium Bahasa
1
20 Set & TV = 2
11.
Perpustakaan
1
Komputer & TV = 1
12.
A u l a
1

13.
Mushallah
1

14.
Asrama siswa putra
1
Permanen
15.
Asrama siswa putrid
1
Permanen
16.
Lapangan Upacara
1

17.
Lapangan Bola Volly
2

18.
Lapangan Sepak Takrow
1

19.
Lapangan Bulu Tangkis
1

20.
Lapangan Tennis Meja
2

21.
Lapangan Lompat Jauh
1

22.
Ruang Dapur Dewan Guru
1

23.
Kamar Mandi Kepala Madrasah
1

24.
Kamar Mandi Dewan Guru
2

25.
Kamar Mandi Siswa
4

26.
Kamar Mandi Aspura/Aspuri
4

27.
Pos Keamanan / Satpam
1

28.
Pagar Permanen Keliling Madrasah
1

29.
Luas Tanah Lokasi Keseluruhan
10.287 m2
Bersertifikat







                                                                                                Jeneponto,  19 Juli 2011
                                                                                                Kepala MAN Binamu Jeneponto,



                                                                                                Drs. H. MUHAMMAD NASIR
                                                                                                NIP. 19650428 199403 1 001